Super Junior by : ChoLeeChoi Blog

Super Junior by : ChoLeeChoi Blog

Sabtu, 13 Juli 2013

FanFic: "Aku mau kita ber-13 lagi..."

FF: “Aku mau kita ber-13 lagi…”
By: Cho Minhwa a.k.a. Admin ChoMin (@princebluelf) <- FOLLOW!
Rated: Semua umur boleh, kok… 
Genre: Brothership, Comedy, Gaje
Length: One Shot
Cast: Leeteuk, Heechul, Yesung, Kang In, Hangeng, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Siwon, Donghae, Ryeowook, Kibum, & Kyuhyun
NB: Ma’af ya, kalau ceritanya enggak jelas atau menyebalkan atau aneh. Pokoknya ini semua hasil pemikiran Admin ChoMin XD Admin cuma pengen ngebayangin SJ balik ber-13 lagi (u_u) Selamat membaca readers yang baik! ^^

~~



~~

     Suatu malam, pukul 07.15 p.m. KST, Sungmin pulang paling dulu dari member SJ yang lain. Annyeong!” teriaknya begitu sampai di pintu dorm. Sungmin menengok ke kanan dan ke kiri mencari member yang lain tapi hasilnya nihil, member lain belum ada yang sudah pulang lebih dulu darinya.
            “Ya sudah~” kata Sungmin dengan nada riang, “Berarti dorm ini milikku~”
Sungmin langsung berlari sambil melompat-lompat kecil ke arah sofa empuk yang terletak di depan TV. Sungmin langsung mendudukan diri di sofa empuk nan nyaman lalu mengambil remote TV dan ia pun langsung menyalakan TV.
Belum 10 menit menonton TV, ia sudah bosan dan merasa kesepian. ‘Kemana sih yang lain? Sudah hampir jam delapan belum pulang juga!’ gerutu Sungmin dalam hati sambil bolak-balik melihat ke arah jam tangannya. ‘Rasanya sepi juga cuma sendirian di dorm… Coba ada Kyu… Pasti lebih ramai karena bunyi game-nya yang mengganggu itu…’ pikirnya melamun, matanya sudah tidak melihat ke arah layar TV lagi tetapi mengarah ke karpet yang berada di lantai depan sofa.
TOK TOK TOK!!!
Sungmin langsung tersadar dari lamunannya tentang dongsaeng evil-nya, kepalanya langsung menoleh ke arah pintu dorm. Beberapa saat, dia menunggu suara lagi dari pintu dorm. Dalam hati, ia berharap semoga yang datang adalah Kyuhyun.
“Halo?” kata orang yang tadi mengetuk-ngetuk pintu dari luar. Suara itu sudah sangat di kenal Sungmin dengan sangat baik, suara dongsaeng evil-nyaKyuhyun.
Seketika terlintas di pikiran Sungmin untuk mengerjai dongsaeng evil-nya. Setelah berfikir dan menimbang-nimbang pikiran itu sesaat, ia langsung bangkit dari sofa lalu berlari ke pintu dorm sambil berjingkat-jingkat. Ia langsung memutar kunci pintu dorm dengan sangaaat perlahan. Saat memutar kunci, ia berulang kali menahan tawa. Setelah memutar kunci, ia segera berlari ke kamarnya dengan secepat kilat. Di kamar, ia langsung membanting diri ke kasurnya, lalu menutupi diri dengan selimut. Di balik selimut, ia berulang kali tertawa tanpa suara membayangkan ekspresi dongsaeng evil-nya yang kebingungan.
“Haaalooo?! Ada oraaang???!” kata Kyuhyun dari luar dorm. Beberapa detik kemdian, ia mencoba membuka pintu lagi. Dan… Berhasil. Seperti yang dilakukan Sungmin ketika memasuki dorm, ia menoleh ke kanan dan ke kiri mencari apakah ada member yang lain.
Annyeooong!!!” teriak Kyuhyun, tapi tak ada yang menyahut... Kyuhyun mulai bingung siapa yang membukakannya pintu. Lalu ia berjalan dari pintu kamar ke pintu kamar yang lain. Tiap kamar berbeda-beda, ada yang terbuka, ada yang terkunci, dan… sampailah ia di pintu kamar Sungmin yang terbuka.

✈✈
‘Apakah dia menyadarinya? Kkkk~’ pikir Sungmin di balik selimutnya berusaha menahan tawa.
Kyuhyun agak keheranan melihat kamar hyung-nya yang berantakan. Tapi setelah ia mengingat-ingat kejadian tadi pagi, Sungmin memang tidak membereskan tempat tidurnya. ‘Ya sudah. Mungkin dia masih di luar,’ pikirnya sambil nyengir.
Lalu, ia berjalan ke arah dapur. Dan mengangkat tudung saji…
MWOOO?! Kenapa tidak ada makanan???” katanya lalu ia melihat sebuah post it  nerwarna biru muda tertempel di pintu kulkas. Baru setelah membaca post it  tersebut, ia sadar, bahwa ia harus menunggu Ryeowook pulang.
“Kenapa dorm ini sepi sekali?” gumamnya lagi, menyuarakan pikirannya sambil bermain PS di ruang TV.
CKLEK, pintu dorm tiba-tiba terbuka. Tepat seperti harapan Kyuhyun, yang datang adalah Ryeowook. Mata Kyuhyun langsung berkilat-kilat evilbahagia maksudnya. 
Annyeong hyung!” sapa Kyuhyun.
Ryeowook yang sedang menutup pintu langsung menoleh ke arah Kyuhyun dengan ekspresi datar. Ia sepertinya sedikit ribet dengan barang bawaannya. “Oh hai Kyu!” balas Ryeowook cepat.
Hyung… Bisa kau masakan aku sesuatu…?” tanya Kyuhyun pada Ryeowookdengan nada aegyo. “Apa saja… Mie goreng boleh, kimchi boleh, bahkan jjangmyeon pun boleh!” rayu Kyuhyun.
Beruntung mood Ryeowook sedang bagus. Jadi ia duduk di sofa bersama Kyuhyun yang sedang memegang joystick-nya sambil tersenyum bahagia. Dia memang terlihat sedang dalam goodmood“Hhhh… Aku sedang malas masak, Kyu… Memangnya kau belum makan?”
Kyuhyun nyengir. Lalu berkata, “Sebenarnya sudah tadi sore...Tapi aku lapar lagi~”
“Oh… Berarti kau sedang beruntung~” kata Ryeowook yang membuat Kyuhyun memasang ekspresi kebingungan.
“Beruntung?”
“Mana yang lain? Belum pulang?” tanya Ryeowook tidak megacuhkan pertanyaan Kyuhyun.
“Belum. Tapi yang aneh, tadi ada yang membukakan pintu untukku,” jawab Kyuhyun.
“Hmmm… Ya sudah. Beruntungnya hari ini, aku membawa banyak cemilan~” kata Ryeowook dengan nada riangnya lalu menunjuk barang yang ia bawa, sekantong kresek putih besar, baunya harum dan isinya sepertinya banyak makanan ringan seperti yang dikatakan Ryeowook tadi.
Mata Kyuhyun langsung berbinar-binar. Sedangkan Ryeowook kelihatan rempong (?) mengeluarkan makanan-makanan itu. Setelah beberapa saat mengeluarkan makanan, tibalah saat memakan cemilan. Mereka memakan cemilan sambil menonton TV.

✈✈
‘Uh… Jadi, mereka makan cemilan tanpa mengajak-ku,’ gerutu Sungmin dalam hati di kamarnya sambil mem-pout-kan bibirnya. Ia masih tiduran di tempat tidurnya dan masih menutupi diri dengan selimut. ‘Hmmm… Tapi kalau aku menampakan diri, aku pasti ketahuan dan akhirnya aku pasti akan diledek habis-habisan oleh Kyuhyun. Uuuh…’ pikir Sungmin.
               
✈✈
“Kenapa suasana dorm rasanya sepi sekali ya?” gumam Ryeowook saat mereka sedang asyik memakan cemilan sambil menonton TV tanpa menoleh ke arah Kyuhyun.
“Iya ya…” jawab Kyuhyun dengan bergumam juga.
“Eh Kyu, apa kau kangen kita ber-13 lagi?” tanya Ryeowook lagi dengan pertanyaan yang tidak terduga-duga, kali ini sambil memandang Kyuhyun.
Kyuhyun menoleh ke arah Ryeowook. Mukanya tanpa ekspresi. Lalu ia menjawab dengan nada datar, “Hmmm… Iya. Memang kau tidak? Kenapa kau bertanya seperti itu?”
“Aku juga…” Ryeowook menunduk memandangi makanan yang ia makan. Tiba-tiba mereka berdua saling berpandangan. Lalu…
“Daripada kita sepi begini, bagaimana kalau kita buat rame?” tanya Ryeowook sambil menatap Kyuhyun dengan tatapan evil. Ah! Dasar duo evil! >.<
Kyuhyun  balas dengan tatapan yang lebih evil lagi karena dia emang rajanya evil (?), lalu ia memamerkan smirk-nya. “Ayo!”
Mereka berdua lantas beranjak dari sofa. “Tapi apa yang akan kita lakukan?” tanya Kyuhyun.
“Kita akan…” Ryeowook semakin merendahkan suaranya, “perang bantal.”
“Seru juga! Ayo kita bersiap-siap~” kata Kyuhyun mengambil bantal yang ada di sofa. Ryeowook juga melakukan hal serupa.
Mereka bersiap-siap perang bantal. “1…” Mereka mengangkat bantal sambil saling bertatapan evil“2…” Mereka saling memamerkan smirk masing-masing (?) “3!!!” teriak Ryeowook dan perang pun dimulai. Mereka saling memukul-mukulkan bantal. Backsound perang bantal mereka adalah lagu Don’t Don’t (?) LOL.
Mereka dengan ganas memukul-mukulkan bantal sampai isi bantal keluar dan seketika ruang TV itu menjadi penuh dengan kapuk pengisi bantal. Sambil saling memukul-mukulkan bantal dengan ganas, mereka ketawa-tawa gaje.

            Ming mulai penasaran dengan kejadian di luar kamar. ‘Apa lagi yang mereka lakukan? Kenapa lagu Don’t Don’t diputar?’ batin Sungmin penasaran. Akhirnya, ia dikalahkan oleh rasa ingin tahu-nya. Dan ia pun keluar dari kamar. Apa yang terjadi selanjutnya?

✈✈
            “Ryeowook! Kyuhyun! Apa yang kalian lakukan?!!!” kata Sungmin layaknya ibu yang sedang memarahi anaknya.
            Dorm seketika penuh dengan kapuk. Hujan kapuk tepatnya. Kapuk-kapuk itu mirip salju. Ryeowook dan Kyuhyun yang tadi ditegur oleh Sungmin, langsung berhenti berperang lalu menunduk. Tapi mereka masih menyembunyikan smirk mereka.
            “Memang apa salahnya kalau kami bersenang-senang?” tanya Ryeowook pada Sungmin dengan ekspresi tidak bersalah mendekati polos. Kkkk~
            “Jadi kau yang membukakan aku pintu?!” kata Kyuhyun enggak nyambung sama perkataan Ryeowook -_-
            Sungmin malah nyengir gaje tanpa mempedulikan perkataan Kyuhyun. Lalu ia berkata, “Ayo kita lanjutkan berperaaang!!!” kata Sungmin yang ternyata menyembunyikan bantal di balik punggungnya. Ketika berkata, ia mengangkat bantalnya tinggi-tinggi.
Mata Ryeowook dan Kyuhyun melebihi berbinar-binar, yaitu berapi-api. LOL. Akhirnya mereka bertiga berperang bantal sampai mereka bertiga akhirnya tertidur di sofaaha, kecuali Kyuhyun.

✈✈

‘Waaa! Mampus gue masa iya semua lift-nya lagi di service?!’ gerutu Eunhyuk dalam pikirannya sembari berdiri di depan lift yang biasa membawanya ke lantai dorm-nya di lantai 12. ‘Jadi gue harus naek tangga gituh?!’ gerutu Eunhyuk dalam hati dengan ekspresi ngeri memandang tangga yang menunggu diinjaknya (?).
Beruntung ada eskalator sampai lantai 3, tapi tetap saja ia harus mendaki tangga. Sesampainya di dorm, ia kehabisan napas. Hampir saja ia pingsan di tangga. Ia agak heran begitu memasuki dorm dan mendapati Sungmin sedang tidur di sofa depan TV dan Ryeowook tertidur dalam posisi duduk sambil memeluk bantal bersender di bahu Kyuhyun, sedangkan Kyuhyun masih bermain PS.
Hyung? Tumben pulang larut?” tanya Kyuhyun masih menatap layar TVni anak main game mulu dah? -_-
“…”
Eunhyuk diam saja, lalu duduk sebentar di samping Kyuhyun. Kayaknya, dia lagi galau…
“Terus… Kenapa Eunhyuk hyung enggak pulang sama Donghae hyung?” tanya Kyuhyun lagi, kali ini menoleh ke arah Eunhyuk.
 Gwaenchana,” jawab Eunhyuk misterius. Ia memeluk lututnya di depan dada lalu menunduk memandangi kakinya. “Aku capek. Aku mau tidur. Kau, jangan lupa tidur!” kata Eunhyuk sambil beranjak dari duduknya, ia pun pergi ke kamarnya lalu mengunci pintu kamarnya.
 Semua member sudah pulang dan yang paling pulang larut adalah Eunhyuk. Ia pulang hampir pukul 12 malam. Dan yang tidur paling larut, jelas Kyuhyun. Baru sampai ia capek bermain game, ia langsung pergi ke kamarnya– tanpa mematikan Play Station-nya.

✈✈
Keesokan harinya, semua member belum bangun sampai pukul 8 pagi. Kebetulan hari itu mereka libur. Yang bangun paling pagi adalah Donghae, begitu bangun ia langsung berjalan ke arah kamar couple-nya dengan setengah tertidur. Begitu ia sampai di depan pintu couple-nya, ia heran kenapa couple-nya mengunci pintu kamar.
“Hyukkie?” panggil Donghae pelan. Kantuknya langsung hilang. Tapi tak ada sahutan.
Maka, Donghae berjalan ke sofa ruang TV dengan langkah berat. Ia sudah tidak mengantuk lagi. Ia galau. Tanpa ia sadari, ia menduduki kaki Sungmin yang sedang tidur di sofa sehingga Sungmin terbangun.
”A-Aw…” rintih Sungmin ketika Donghae duduk di kakinya. Ia langsung terduduk berusaha menggerakan kakinya. Ketika melihat Donghae yang duduk di kaki Sungmin, ia sudah berniat untuk memarahi Donghae, tetapi begitu melihat ekspresi Donghae yang galau, Sungmin langsung membatalkan niatnya. “Donghae-ya? Kau kenapa?” tanya Ming lembut.
Donghae seperti tersentak dari lamunannya lalu ia berkata dengan nada seperti biasanya, “A-aku tidak apa-apa, kok... Gwaenchana.”
“Tapi, kau seperti ada apa-apa,” bantah Sungmin.
Gwenchana,” ulang Donghae. “Oh iya, sorry tentang kakimu,” katanya sambil nyengir.
Sungmin memukul bahu Donghae, tentu saja dengan maksud hanya bercanda. “Kakiku hampir mati rasa tahu!” kata Sungmin pura-pura marah.
“Hehehe… Salah sendiri kau tertidur di sini!” kata Donghae terkekeh geli, kini sifatnya sudah kembali seperti biasanya, walaupun begitu, dalam hati ia masih galau karena couple-nyaEunhyuk.
Tanpa mereka sadari, seseorang sudah duduk di karpet dekat sofa sambil menonton TV.
“Ryeowook-ah! Sejak kapan kau ada di sini?” tanya Sungmin kepada Ryeowook begitu menyadari Ryeowook sudah asyik menonton TV sambil asyik memakan mie rebus (?).
“Entahlah. Mungkin sekitar 5 menit yang lalu,” jawab Ryeowook santai sambil memakan mie-nya. Donghae dan Sungmin langsung memasang muka pengen.
Btw, tadi malam kau tertidur di sini?” tanya Donghae kepada Ryeowook.
“Tidak, tadi malam ada suara seperti pintu terbuka lalu aku berjalan ke kamarku dengan setengah tertidur. Walau begitu, aku masih sadar,” jelas Ryeowook singkat.
Tiba-tiba terdengar bunyi pintu terbuka dengan suara yang cukup untuk mengagetkan orang yang sedang tidur. BRAKKK! Lalu seseorang datang ke ruang TV, ternyata Kang In. Ia langsung ikut berkumpul bersama Sungmin, Donghae, dan Ryeowook.
Tak sampai beberapa detik kemudian (?) bunyi yang sama terulang kembali dan datang seseorang, matanya masih setengah tertututup. Lalu duduk di karpet bersama Ryeowook. “Ada bau makanan…” katanya sambil secara tiba-tiba bersender di bahu Ryeowook, jelas Ryeowook keberatan sehingga mie rebus-nya tumpah sedikit.
“Shindong hyung!” tegur Ryeowook.
“Ada apa…? Makanan lagi…” kata Shindong setengah tertidur kini tangannya sudah mengambil sendok yang dipegang Ryeowook lalu mengambil mangkuk mie Ryeowook dan mulai makan. Matanya jelas masih tertutup.
“Hhhh… Sarapanku direbut lagi!” keluh Ryeowook, “Kemarin juga direbut!”
“Ya sudah… Kau pergi masak lagi dan buatkan kami semua makanan,” usul Sungmin.
“Kalau kau masak, aku ikut yaaa,” kata Donghae sambil menarik-narik baju Ryeowook dengan tingkahnya yang seperti anak kecil.
“Hhhh… Baiklah,” kata Ryeowook akhirnya, lalu pergi ke dapur. Baru beberapa langkah dari ruang TV, pintu utama dorm diketuk ‘TOK TOK TOK!!!
DHEG!
“Tak mungkin manajer hyung kan?” bisik Ryeowook pada Donghae, berhenti melangkah lalu menoleh ke arah pintu utama dorm.
Molla,” jawab Donghae melakukan hal yang sama dengan Ryeowook.
‘TOK TOK TOK!!!’  Pintu diketuk lagi dan Kang In beranjak dari duduknya dengan malas-malasan. “Siapa yang datang pagi-pagi buta begini?” keluhnya sambil melangkah menuju pintu dengan langkah malas-malasan.
“Kurasa sekarang bukan pagi-pagi buta lagi, deh,” kata Sungmin menanggapi keluhan Kang In, “Sekarang sudah jam setengah sembilan, loh…”
“Halo?” gumam seseorang yang berada di luar pintu. Aha! Suara itu dikenal baik oleh semua member SJ, ternyata yang dibalik pintu adalah Siwon.
Segera, Kang In bersemangat membukakan pintu untuk Siwon. Mata Kang In langsung berbinar-binar begitu melihat makanan yang dibawa Siwon. “Waaaaah!”
Siwon tersenyum memamerkan dimple-nya. Morning guys! Aku bawa makanan,” katanya seraya mengangkat kantong kresek yang dibawanya.
Mata Shindong yang tadinya tertutup sekarang langsung terbuka lebar begitu mendengar makanan yang dibawa Siwon. Mie rebus yang dari tadi ia makan, sudah habis sehingga ia melanjutkan tidurnya sambil duduk, tetapi begitu mendengar kata ‘makanan’, ia langsung terbangun. “Makanan!”
Ryeowook juga bersyukur tidak jadi memasak. Sedangkan Donghae langsung berlari menghampiri Siwon dengan gayanya yang kiddo. Ia hendak mengambil kantong kresek yang dibawa Siwon, tapi Siwon mengangkat kantong itu tinggi-tinggi sehingga Donghae tidak bisa meraihnya. Walau begitu, Donghae tetap berusaha mengambil kantong kresek itu dengan cara melompat-lompat.
“Ini. Aku bawa pizza,” kata Siwon berjalan menuju ruang TV lalu mengeluarkan 2 kotak pizza. Semua member langsung berebutan mengambil bagian pizza. Suasana dorm saat itu benar-benar ribut.
Saat semua member sedang asyik makan pizza, tiba-tiba Kyuhyun datang (?) Sepertinya ia sedang dalam keadaan goodmood. Ia tersenyum begitu memasuki kerumunan (?) member SJ lalu ikut makan pizza. Dan kebetulan sekali pizza itu tinggal tersisa satu. Kkkk~ Kyuhyun beruntung masih kebagian pizza.
Selesai makan, suasana dorm hening, yang terdengar hanya suara game Kyuhyun. Ryeowook sedang membereskan kotak bekas pizza. Siwon sedang duduk di sofa di samping Sungmin sambil bermain iPhone-nya, begitu juga Donghae. Shindong dan Kyuhyun bermain PS. Kang In dan Sungmin sedang asyik menonton Shindong dan Kyuhyun bermain PS. Dan Eunhyuk? Masih tidur. Kamarnya masih terkunci. Jadi, suasana dorm cukup kalem (?).
Anehnya, semua member SJ yang berada di ruang TV sama sekali tidak menyadari di sekitar ruang TV banyak kapuk hasil dari perang bantal semalam. Serta beberapa sampah bekas makanan ringan yang dimakan Kyuhyun, Ryeowook, dan Sungmin tadi malam. Dan banyak VCD game berserakan di depan TV.

✈✈

“Woy!” kata Donghae tiba-tiba.
Seketika semua member menoleh ke arah Donghae. “Kita main bola yuk?” ajak Donghae.
Member lain menatapnya dengan pandangan tertarik, kecuali Ryeowook.
“Ayo!” kata Sungmin.
“Boleh juga. Tapi main bola di mana?” tanya Kang In.
“Tenang aja… Di dekat sini ada lapangan, loh,” jelas donghae, “Dan lapangan itu cukup sepi.”
“Sebenarnya aku ingin di dorm saja. Tapi… Enggak ah, dari pada disuruh masak sama Eunhyuk hyung,” gumam Ryeowook.
Maka, semua member SJ menerima usul Donghae dengan senang hati, mereka segera mengganti baju tidur mereka dengan celana training dan kaos, mereka juga tidak lupa penyamaran (?) dengan cara memakai topi dan jaket. Donghae juga tidak lupa mengambil bola sepaknya.
“Sudah siap?” tanya Donghae.
“Udaaah!” kata member yang lain serempak.
“Terus, Eunhyuk hyung bagaimana?” tanya Ryeowook.
Donghae langsung berubah ekspresi, ekspresinya menjadi sedikit galau, tapi langsung ia tutupi, “Tidak apa-apa. Jadi kita tidak usah mengunci pintu,” kata Donghae.
Lalu mereka pun pergi turun ke lantai dasar. Beruntung lift-nya sudah selesai diperbaiki. Setelah sampai di lantai dasar, mereka langsung keluar dari apartement mereka dengan gerakan yang tidak mencolok (?) *emang yang mencolok gimana min?-_-* *entahlah._.* Setelah mereka keluar, mereka mengikuti Donghae menuju lapangan yang dikatakan Donghae. Mereka melalui jalanan yang sempit (kata Donghae ini jalan rahasia sekaligus jalan pintas menuju lapangan itu) Di sebelah kanan mereka adalah dinding gedung apartement dan di sebelah kiri mereka adalah semak-semak belukar yang tinggi.
“Jalanannya rempong amat sih!” keluh Kyuhyun saat jalan.
“Tauk nih! Tau begitu, mending tadi gua kagak ikutan!” kata Ryeowook ikut-ikutan mengeluh.
“Sssttt… Diem aje dah lu pada,” kata si Donghae. “Eh, kayaknya kita salah jalan deh…”
What’s?” kata Kang In.
Jinjja?!” kata Shindong.
JEONGMAL?!!!” kata Siwon ikut-ikutan alay -_,- Sebenernya mereka nyanyi I Don’t Need A Man – Miss A loh~ ‘-‘

✈✈

Ini FF-nya kok jadi rada gaje ya? Readers yang unyu-unyu dan kantik jangan salahin author yang masih polos ini ya… :3 Okeh? Ini semua adalah salah  ceritanya berdasarkan kebijakan Syupeo Junieo (?) -_- #CurcolanAuthor #ABAIKAN

✈✈

Di dorm,
“Kok suasananya sepi amat yak? Pada kemana yang laen?” gumam Eunhyuk habis bangun tidur. Ia masih tiduran di tempat tidurnya. Tapi setelah, berguling-guling (?) di tempat tidur selama beberapa menit, akhirnya ia pun keluar dari kamarnya.
Begitu ia keluar dorm,
MWOOOOO?!!!” kata Eunhyuk sambil melihat ‘pemandangan’ yang di depannya. “Gila! Ini dorm apa kapal pecah abis kena tsunami?!”
Memang. Keadaan dorm benar-benar berantakan yah mendekati hancur gitu deh. Bayangin aja. Kapuk pengisi bantal bertebaran di mana-mana. Di depan TV, VCD-VCD game-nya Kyu berserakan dimana-mana sampe-sampe ada yang nyasar ke rak sepatu, belum lagi bungkus-bungkus makanan ringan yang dibawa Ryeowook semalam, cucian piring menggunung, sepatu berserakan, bantal berserakan, remah-remah makanan berserakan di karpet dekat TV, topi-topi para member SJ berserakan di lantai ada yang di atas TV bahkan sampe ada yang di kolong sofaentah giman caranya bisa masuk kolong sofa, huwaaah! Gue kalo jadi Eunhyuk bisa nangis kali yak kalo liat pemandangan begituan. ;;
“Nangis gue… Ini dorm kenapa bisa hancur gini?” ratap Eunhyuk sambil memungut kapuk pengisi bantal yang berserakan. “Hiks… Hiks…” Dan ternyata Eunhyuk nangis beneran. Alasan lain Eunhyuk nangis adalah... karena dia galau.


(Eunhyuk lagi galau akut)

Beruntung, Donghae udah inget jalannya jadi terpaksa mereka puter balik dengan susah payah karena jalanannya yang sempit. Ternyata oh ternyata, Donghae bawa Atlas Dunia jadi mereka enggak tersesat. Tapi… Apa hubungannya ya? Udah ah, kita abaikan aja ya, readers kece :3
Sesampainya di lapangan bola,
 “Nah!!! Kita udah sampe!” teriak Donghae sambil merebahkan diri di lapangan bola yang berumput pendek dan bersih.  
“Wah! Lapangannya oke juga!” kata Sungmin ikut kagum dengan lapangan bola itu. Suasana lapangan bola yang tadinya sepi sekarang jadi lumayan rame karena hadirnya ketujuh member SJ.
Sesampainya di situ, member SJ langsung melepas jaket dan topi mereka. Member SJ bukannya main bola tapi malah tiduran di lapangan sepak bola menikmati sinar matahari bulan Juli~ *ceilah* *kan ceritanya musim panas gitu*
“Ya udah! Kita maen bolanya sekarang aja yok!” ajak Donghae pada member yang lain.
“Ayo~” kata Kang In.
“Kita main berapa orang nih?” tanya Siwon.
“Aku enggak ikutan yah,” kata Ryeowook sambil duduk di pinggir lapangan. “Gua nonton aja yaw!” *Ryeowook ngomongnya gak konsisten, barusan aku barusan gue -_-*
“Ya udah. Kalo gitu kita maen 3 lawan 3,” kata Sungmin.
“Heung… Sebenernya gue males maen bola,” kata Shindong tiba-tiba, “Tapi kaga apalah biar pemainnya pas.”
“Halaaah… Bilang aje lu mau kurusan dikit kan?” kata Kyuhyun JLEB banget.
“APA KAU BILAAANG?!” kata Shindong kaga nyante kayak di film-film (?).
“Kubilang, HALAAAH… BILANG AJE LU MAU KURUSAN DIKIT KAN?” jawab Kyuhyun sambil berlari menghindar dari kejaran Shindong. Belum main bola, tu anak udah maen kejar-kejaran ama Shindong -_- Tapi terserah dia sih, kan hak-nya dia. Kita kan enggak boleh melanggar Hak Asasi Manusia orang lain. Ye gak? *Ini kenapa pelajaran PKn keluar?-_-*
Setelah beberapa menit Kyuhyun dan Shindong maen kejar-kejaran, akhirnya Shindong menyerah. Kkkk~
“Cara nentuinnya gimana coba?!” tanya Kyuhyun ga naynte.
… *krik krik krik*
“I KNOW!!!” kata Kang In heboh secara tiba-tiba yang disambut tatapan bertanya oleh member lain dan para readers beserta author sendiri (?) Dan inilah idenya Kang In (?)  “Caranya kita HOMPIMPAH~~~”
Member lain mangap. Readers bingung (?) Admin ChoMin main tumblr (?) Okesip. Abaikan yang ini please… Ini part yang paling geje .-.Terus kenapa ditulis ama Admin ChoMin yak? Tauk. Hanya Tuhan dan dia yang tau. Jadi mendadak alim nih… -_- Ketularan Siwon hyung (?) /Gue cewek loh!/
Dan akhirnya, mereka pun berhompimpah ria. Tim hitam dan tim putih. Hasilnya, team hitam terdiri atas kemauan author. Eh salah. Maksudnya, Siwon, Donghae, dan Kyuhyun. Terus tim putih? Ya sisanya. Kan gak mungkin member SHINee atau member EXO atau member Infinite atau member B1A4 atau member BTS atau member … *STOP! Lama-lama lu tulis nama-nama semuar boyband di seluruh dunia ini (?)* Heung… Tim putih: Kang In, Shindong, dan Sungmin.
SDK vs KSS singkatan dari Shindong Donghae Kyuhyun versus Kang In Shindong Sungmin.
Ryeowook? Dia asik nonton bola. Di mana? Di TV ‘…’

✈✈

Eunhyuk? Dia masih di dorm. Sekarang kapuk pengisi bantal udah dibersihkan dan dibuang. Dia juga udah nyuci piring, pungut topi-topi member SJ, beresin VCD game-nya Kyu, beresin sepatu yang berserakan, nyapu remah-remah makanan, pokoknya rebes-rebes deh eh maksudnya beres-beres.
Akhirnya, Eunhyuk sampe di tugas terakhir yaitu ngepel dorm. Kasian amat yak (u­_u) Sebenernya gue pengen bantu tapi sayangnya gue tinggal di Indonesia bukan di Korea. Kalo gue tinggal di Korea, kali’ udah gue bantu tuh si Unyuk. Pokoknya, sabar ya Hyuk :’) Suatu hari pasti ada jalan. #HyukPastiKuat  #HyukYangTabah #HyukYangSabar #HyukSEMANGAT #Hyuk… *kehabisan kata-kata-_-*

✈✈

Sudah 1 jam ke-enam member SJ asyik main bola. Waktu sudah menunjukan pukul 12.10 a.m. KST. Mereka pun udahan karena udah capek.
“Udahan yuk,” kata Shindong yang dari tadi jadi keeper tim putih.
“Iya,” sahut Sungmin.
“Ya udah. Yok kita pulang~” kata Donghae.
Mereka pun pulang. Bersyukur, Donghae masih inget jalan pulangnya. Kalo enggak gimana? Kan kasian. Tapi ga usah khawatir sih, kan sekarang udah jaman modern (?) udah ada Atlas Dunia, udah ada Google Maps, pokoknya lengkap deh, tinggal duitnya aja, ada apa enggak ‘…’ (?)
“Eh gila! Panas yak!” keluh Kyuhyun pas jalan.
“Tau nih…” sahut Kang In.
“Yah, namanya juga musim panas. Kalian gimana sih?” kata Siwon alim.
“Hhhh… Tapi ini panasnya berlebihan,” keluh Kyuhyun lagi.
“Au ah, dari pada kalian debat gaje kayak gitu. Mending kita beli es krim,” usul Shindong sambil melihat toko es krim *puasa woy!*
Member SJ langsung menoleh ke arah toko es krim. Es krim di situ rasanya enak-enak. Ada es krim cokelat yang yummy banget apalagi kalo ditambah choco chips-nya. Terus ada es-krim rasa strawberry yang enaknya kebangetan apalagi kalo ditaburi meises warna-warni. Yummy… *Adminnya kayaknya pengen banget makan!-_-* *PUASA WOY!*
“Tapi kalo kita ketahuan gimana?” tanya Sungmin khawatir, “Ketahuan kalo kita adalah Super Junior…”
“Gue kira takut ketahuan puasanya batal. Tapi iya juga ya,” sahut Shindong dengan nada lesu. “Ya udah, deh, kita ga usah beli. Lanjut aja yok!”
Mereka pun melanjutkan perjalanan. Matahari bersinar terik, karena sekarang memang sedang musim panas.
Akhirnya setelah 15 menit berjalan, mereka sampai juga di dorm. Sesampainya di dorm, mereka langsung ambil minuman dan duduk di sofa ruang TVtempat favorit member SJ. Yang mengherankan, suasana dorm sepi banget. Dan, mereka sama sekali enggak sadar kalo sekarang dorm itu udah bersih mengkilap, cuma Ryeowook yang sadar akan hal itu. Mungkin karena Ryeowook suka beres-beres kali yak?
“Eh, Eunhyuk hyung mana ya?” tanya Ryeowook memecahkan keheningan yang mencekam. *bahasanya alay*
“Iya ya... Kemana Eunhyuk?” kata Sungmin menanggapi.
“Jangan-jangan dia kabur. Liat deh, pintu kamarnya kebuka!” kata Kang In.
“Donghae, kenapa 2 hari ini jarang deket sama Eunhyuk? Biasanya kan lu ama Unyuk deket banget kayak perangko ama amplop,” tanya Kyuhyun yang diam-diam memperhatikan Donghae. Ecieee! KyuHae moment! My OTP~
Emang sih, 2 hari ini Donghae dan Eunhyuk seperti tidak akrab. Sebenarnya bukan Donghae yang menghindar dari couple-nya, tapi Eunhyuk. Entah karena apa. Pokoknya simak baik-baik ceritanya. Kalo gak simak? Entar gak tau jawabannya loh…
Donghae menoleh ke arah Kyuhyun yang duduk di sampingnya. “Ah… Tidak ada apa-apa. Gwaenchana,” jawabnya sambil tersenyum kecil.
Tiba-tiba Eunhyuk datang dari dapur menuju ruang TV, ia hendak duduk santai sehabis mengepel lantai. Tapi…
“Halo hyung!” sapa Ryeowook pada Eunhyuk dengan nada riang seperti biasa.
“Ka-kalian!!! Apa kalian lupa siapa yang harusnya hari ini bertugas membersihkan dorm?!!!” teriak Eunhyuk tanpa membalas sapaan Ryeowook. Sepertinya ia sedang badmood jadi gampang marah. Atau mungkin dia sedang galau…
“Harusnya ahjumma itu kan?” jawab Kang In dengan bermalas-malasan sambil bersender di bahu Sungmin.
“YAK! Tapi sekarang ahjumma yang biasanya membersihkan sedang tidak hadir!” jawab Eunhyuk sewot.
Hawa dingin menyelimuti dorm SJ, padahal sekarang musim panas. Suasana benar-benar dingin. Tidak ada yang bergerak ataupun berbicara. Eunhyuk memandang member SJ yang lain dengan tatapan dingin dan tajam.
Eunhyuk masih berdiri di tempatnya. “Kalian itu seenaknya aja ya! Pergi meninggalkan dorm tanpa membersihkannya!!!” bentak Eunhyuk pada member yang lain.
Hyung… Niat kami, kami mau membersihkan dorm setelah kami pergi,” kata Kyuhyun berusaha menghangatkan suasana yang disambut anggukan bersemangat dari member lain, KECUALI Eunhyuk.
“Iya hyung,” kata Ryeowook mensetujui.
Suasananya bukan menghangat malah bertmbah dingin. Eunhyuk sempat menatap Donghae dengan tatapan dingin.
“Kalian susah diatur! Untung aku masih mau membersihkan dorm ini! Harusnya kalian lihat dorm sebelum dibersihkan!” teriak Eunhyuk dengan nada marah dan jengkel. “Apa menurut kalian memungut kapuk itu hal yang mudah?!!!”
“Eunhyukkie,” kata Sungmin lembut sambil beranjak dari duduknya menuju Eunhyuk. “Aku tahu, itu susah. Tapi harusnya kau jangan memarahi kami seakan-akan kami ini anak kecil. Kenapa kau tidak bilang kalau kau butuh bantuan dengan cara menelvon kami?”
iPhone-ku rusak asal kau tahu!” jawab Eunhyuk. “Aku capek...”
“Eh… Hyukkie, a-aku minta ma’af karena iPhone-mu itu,” kata Donghae tiba-tiba. Seketika member lain menoleh ke arah Donghae dengan tatapan heran campur penasaran. “A-aku tidak sengaja. M-mian… Aku janji akan menggantikan iPhone-mu,” Donghae diam sebentar lalu berusaha mencairkan suasana, “Nya-nyatanya aku pernah kehilangan iPod dan handphone-ku. Tapi a-aku tidak apa-apa.”
Eunhyuk menatap Donghae, kali ini bukan dengan tatapan dingin atau tajam, tapi dengan tatapan yang seperti biasanyatatapan bersahabat. Sepertinya, ia sudah bisa mengendalikan amarahnya lagi. “Tidak usah, Hae-ah. Aku payah. Aku memang sangat payah. A-a-aku bukan leader yang baik,” kata Hyuk tidak terduga-duga.
“Tidak Hyuk! Kau leader yang baik!” kata Kang In cepat-cepat membantah.
“Kalau bukan kau yang menjadi leader pengganti Leeteuk hyung sementara, siapa dong?” kata Shindong.
“Tidak. Aku payah. Aku-aku tidak pantas menjadi leader. Kurasa lebih baik Sungmin. Ia bisa memecahkan masalah dengan kata-kata lembut. Ta-tapi aku?! Aku leader yang buruuuk sekali,” ujar Eunhyuk mencurahkan semua isi hatinya dengan wajah muram.
Hyung! Kau leader yang baiiik! Jangan berkata seperti itu,” bantah Ryeowook.
“Hmmm… Apa kalian kangen kita ber-13 lagi?” tanya Eunhyuk pada semua member dengan pertanyaan yang tidak terduga oleh member yang lain. “Aku selalu ingin, kita ber-13 lagi. Dan yang menjadi leader bukan aku. Aku tidak bisa
“Kau bisa,” kata Kang In memotong perkataan Eunhyuk cepat-cepat.
“Aku ingin Leeteuk hyung cepat kembali dan aku ingin kita ber-13 lagi,” kata Eunhyuk. Ia berusaha untuk tidak menangis dengan cara menggigit bibir bawahnya kuat-kuat.
“Hyukkie, bukan kau saja yang kangen kita ber-13 lagi,” kata Sungmin menenangkan Eunhyuk. “Aku juga. Suatu saat kita pasti akan ber-13 lagi.”
Eunhyuk menatap Sungmin, lalu menatap member lain.
“Ya. Pasti,” kata Kyuhyun mengiyakan.
“Aku yakin,” kata Shindong dengan yakin.
Akhirnya, Eunhyuk mau tak mau tersenyum lagi. “Gomawoyo,” kata Eunhyuk ia sudah tidak sanggup menahan tangis. “Ma-ma’afkan aku karena bertingkah gaje kayak tadi. Donghae-ah, ma’af ya…”
Tidak ada jawaban. Tapi…
“Kau tidak salah apa-apa Hyuk!” kata Sungmin sembari merangkul Eunhyuk dengan senyum hangat terulas di bibir aegyo-nya.
“Iya! Kata-katamu tadi benar hyung… Kami memang benar-benar susah diatur,” kata Kyuhyun mendekat ke Eunhyuk lalu ikut merangkulnya.
“Ah… My monkey~ Jangan begitu,” kata Donghae, ia pun memeluk Eunhyuk sambil menyeka air mata Eunhyuk dengan ibu jarinya.
Dan… Akhirnya, mereka tertawa-tawa gaje, suasana sudah kembali hangat seperti biasanya. Itulah Super Junior… Mereka itu bukan sekedar boygroup atau boyband. Mereka itu berbeda dari artis lain. Mereka itu sahabat terbaik selamanya alias Best Friend Forever. Mereka adalah keluarga.
“Ehem… Ehem…”
Tiba-tiba ada suara dehaman dari pintu dorm. Sepertinya mereka kenal baik dengan suara ini!
“LEETEUK HYUNG!!!” pekik Eunhyuk kegirangan.
“Halo Eunhyukkie! Hehehe… Aku tidak sendirian loh, aku bersama Heechul dan Yesungie,” kata Leeteuk lalu masuk ke dorm diikuti dua orang yang sudah sangat mereka kenal baik dan sangat mereka rindukan.
Annyeong~” sapa Heechul dengan nada ceria sambil menggendong kucing abu-abu-nyaHeebum.
(Ini Heechul lagi gendong Heebum)

“Hai semuaaa~” sapa Yesung sambil tersenyum kepada semua member. Walau nadanya riang, tapi ia tetap tidak bisa menyembunyikan aura mistisnya.
“Yesungie hyung!” kata Ryeowook senang karena couple-nyaYesung kembali ke dorm.
“Dan… Ada 1 kejutan atau bisa dibilang 2 kejutan lagi,” kata Leeteuk misterius sambil mengedip ke arah member lain.
Dan… Tanpa aba-aba…
“TADAAAAA!” tiba-tiba Hangeng masuk ke dorm bersama Kibum sambil tersenyum bahagia.
“Ah, hyung…” kata Eunhyuk berusaha menahan tangis haru. “I-i-ini benar-benar keajaiban. Kita ber-13 lagi.”
“Ini bukan kejaiban Hyukkie, tapi ini kenyataan,” kata Leeteuk sambil tersenyum lembut kepada Eunhyuk.
“Kibummie, kapan kau akan kembali?” tanya Siwon pada Kibum, mereka berdua langsung mendekat.
“Segera,” jawab Kibum singkat sambil tersenyum lebar.
“Kalau kau Hangeng?” tanya Kang In ikut-ikutan mengobrol bersama couple SiBum. Kkkk~
“Pasti. Segera,” jawab Hangeng dengan nada ceria lalu tersenyum.
Keadaan dorm sudah ramai kembali. Malah, ini ramainya keterlaluan! Kyuhyun dan Heechul asyik bermain gamedengan volume suara game di-pol-in. Siwon dan Kibum asyik menonton Kyuhyun dan Heechul bermain game sambil berteriak mendukung. Yesung dan Ryeowook asyik mengobrol tentang hal gaje dan tiap kali Ryeowook ngomong, Yesung ketawa :’) YeWook moment! Eunhyuk udah baikan sama Donghae, sekarang mereka asyik main kejar-kejaran. Shindong asyik makan mie rebus lagi buatannya sendiri sambil ikutan mengobrol seru dengan Leeteuk, Hangeng, Sungmin, dan Kang In. Semuanya asyik dengan keasyikan sendiri-sendiri. Itulah keadaan dorm Super Junior sekarang~ Bahagia~ 
✈✈

“Hey! Hey!” kata Kyuhyun tiba-tiba sambil berdiri seperti orang mau berpidato -_-
Seketika semua member lain langsung menoleh ke arah Kyuhyun dengan tatapan bertanya. Semua member lain sama sekali tidak menyadari ada kilatan evil di matanya.
“Hehe… Nanti malam kita ke restoran baru yang ada di dekat sini yuk!” ajaknya.
“WAAAH! Restoran itu!” kata Eunhyuk dengan mata berbinar-binar.
“Mau! Mau!” kata member lain dengan ricuh.
“Okedeh. Aku yang traktir,” kata Kyuhyun yang disambut teriakan gaje member laindiam-diam dia memamerkan evil smirk-nya.
✈✈

Pukul 06.00 p.m. KST, semua member Super Junior berangkat pergi ke restoran yang baru buka itu. Nama restoran itu adalah Rumah Makan Padang. Keren kan? Member SJ mau makan masakan Indonesia loh! WAAA! WAAA! WAAA! /Admin heboh sendiri/
“Nah, kalian boleh pesan apa pun yang kalian mau,” kata Kyuhyun kepada semua member.
Member lain membaca nama-nama makanan yang terpampang di daftar menu.
“Hmmm… Aku pesen ayam goreng aja deh (?),” kata Kang In.
“Nyobain rendang, ah,” kata Yesung dan Ryeowook ikut-ikutan.
“Kalo kita apaan ya, beb?” tanya Eunhyuk ke couple-nya yang sedang duduk di sebelahnya.
“Kita pesen sop aja. Kayaknya enak deh, liat di foto,” kata Donghae sambil bersandar di bahu Eunhyuk. Bener-bener romantis. Ecieee… EunHae moment loh! ^^
Setelah memesan, mereka menunggu sebentar, dan… setelah pesanan dating. Mereka langsung makan dengan lahap. Ah, jadi pengen makan. Untung Admin bikin ni adegan pas udah buka puasa. Hehehehe…
Beberapa menit kemudian, mereka selesai makan.
“Kyu, udahan nih,” kata Kang In pada dongsaengnya yang duduk di sampingnya persis..
“Hehehe… Aku udah bayar kok. Yuk Sungmin hyung,” kata Kyuhyun lalu mengajak Sungmin pergicuma Sungmin yang dia ajak.
“Udah bayarin kita semua?! Waaah! Gomawo ya, Kyu!” kata Shindong kelewat bahagia.
“Aku cuma bayarin Sungmin hyung kok~” kata Kyuhyun dengan nada polos sambil memeletkan lidahnya yang disambut…
“APAAAH?!” kata Kang In lebay.
“Ja-jadi ini semua cuma tipuan si evil itu?!” kata Heechul bener-bener shock.
“Aku tidak bawa uang loh!” kata Eunhyuk sambil merogoh saku celananya.
“CHO KYUHYUN!!!” panggil Shindong kepada Kyuhyun.
“Ups… Saatnya kabur. Ayo hyung~” kata Kyuhyun pada couple-nyaSungminlalu mereka pun kabur untuk pergi ke tempat… Eits, Cuma KyuMin yang tau. ‘-‘ Ah, dari pada kalian entar mikirin yang macem-macem -_- mending gue kasih tau deh. Mereka cuma mau jalan-jalan aja kok, kan ceritanya Malam Minggu. :D



S E L E S A I


           








1 komentar: